Qays bin Mushir adalah pembawa surat penting dari Imam Husain kepada para pengikutnya di Kufah. Ketika ia ditangkap oleh pasukan Ubaidillah bin Ziyad, ia diperintahkan untuk menghina Imam Husain di depan umum agar mengaburkan kebenaran dan melemahkan semangat kaum Muslimin. Tapi Qays tidak tergoda oleh janji keselamatan duniawi. Ia malah meninggikan nama Husain dan mengecam kezaliman Yazid.
Karena keberaniannya, ia dilempar dari atap istana. Ia gugur sebagai syuhada bukan karena pedang, tapi karena keteguhannya menjaga amanah. Qays menunjukkan bahwa hidup dalam dusta adalah kematian yang sebenarnya, dan mati dalam kejujuran adalah kehidupan yang hakiki.